Ae. R


Senin, 18 November 2013

Ketika Pena Bergerak

Ketika pena bergerak
Menuliskan yang tersirat
Abstrak menjadi nyata

Dan, dirimu
Bukan genap pun ganjil sebuah bilangan
Hingga rindu bukan lagi hitungan
Dalam waktu yang tak berujung

Ketika pena bergerak
Namamu menjadi nyata
Bukan hayal malam
Tafsirkan kitab pengampunan

Ketika pena bergerak
Nyatakan sebuah isyarat
Kopiku kopimu tumpah
Tak perlu bertanya salah siapa



Ae,11112013

Ada Rindu di Gelas Kopiku

debar ini serupa debur
mengombak di lingkar dada
menerjang segala ragu, menujumu
tempat segala riak dan ombak menepi

aku dan kopi hitamku
cerita yang takkan pernah berakhir
menyatu dalam gelas kehidupan
menanti nafas di ujung hembusan
hingga lelap dalam dingin pelukkan kematian
tinggalkan gelas yang entah
utuh menyatu semesta atau pecah berserak
menjadi duri kehidupan

ada rindu di kopiku
ada rindu di hitamku


Ae, 11172013



Kehadiranmu Nyatakan Hidupku

kamu,
bukan sekepul asap
nampak sesaat lalu lesap
sirna tiada tanda
hadirmu,
isyarat pertanda jejak
rindu yang berjalan
membelah belantara
jelajahi samudera
bersujud menuju langit
berserah menyatu semesta


Ae,111713