sia sia terpaku mengulur waktu
siapkan pedang taklukan malam
bila perlu sumpal saja bulan
agar kelam semakin panjang
aku menginginkan kau membutuhkan
sajian kepuasan kisah malam
tak ada guna mengutuk nafsu
sedari dulu lelap kita di dekapnya
lingkar tangan menggenggam
gelora jemari mencengkeram
cepat selesaikan cerita malam
renggut nikmatnya hingga capai klimak
tubuh ini ibarat selembar prosa
baca, pahami, hingga di bait terakhir
terserah mau-mu, robek atau hancurkan
sementara aku memilih diam...
abdie, 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar